Sabtu, 16 April 2011

SOEHARTO SANG KONTROVERSIAL


Assalamualaikum wr.wb.


                Ngomong-ngomong soal politik nih...!!!kayak udah jenuh banget ya di telinga kita??tiap hari dari radio,koran,majalah,maupun tv pasti ngebahasnya tak jauh-jauh dari politik,entah rencana pembangunan gedung DPR yang baru,resufle kabinet,teroris,century,dan yang terbaru adalah kasus CITY BANK dibalik si cantik nan bahenol Malinda dee..(malah jadi ngaco ni ngimongnya.hehehehehe...)

baik terlepas dari itu semua,kita sebagai warga negara bangsa indonesia masih mempunyai kenangan yang sangat mengganjal di benak kita,bahkan sudah hampir terlupakan.Saya ambil kasus dari mantan presiden republik indonesia Bapak Soeharto,yang menjabat presiden paling lama di indonesia,yaitu tahun 1966-1998.banyak pro dan kontra di orde baru(orba)yang dipimpin Soeharto.yang pro,kita tahu sendiri bahwa Soeharto memang orang yang sangat lihai dalam memanfaatkan sebuah kesempatan,terbukti beliau mampu mengangkat/mendonkrak pasar ekonomi masyarakat hingga sedemikian rupa.Bahkan beliau mampu menurunkan utang negara yang diwarisi oleh kpemimpinan Soekarno US $ 2,5 Milyar menjadi US $ 1,5 Milyar,cukup WAH bukan??
namun di balik kecakapannya meningkatkan ekonomi masyarakat,Soeharto juga mempunyai sisi kenegatifan lain,yang saat itu menjadi isu paling kontroversial di akhir kepemimpinannya.

Tak lain adalah kasus hilangnya mahasiswa dan aktifis yang isunya diculik oleh kaki tangan Soeharto untuk mempertahankan kekuasaannya yang hampir 32 tahun.hal itu sontak mengundang reaksi keras dari masyarakat dan beberapa LSM untuk menyelidikinya lebih lanjut,dan dibentuklah sebuah komisi yang bernaama KONTRAS(komisi untuk orang hilang dan tindak kekerasan) yang diketuai oleh aktifis HAM Munir.
Dari pihak pemerintah semakin beringas,seolah-olah ingin jadi pemenang.Mereka menuduh 10 prajurit KOPASUS (komandan pasukan khusus) yang di jendrali oleh Prabowo Subianto terlibat dalam aksi penculikan tersebut .
Sontak masyarakatpun kaget,Apakah benar pihak kopasuslah yang mendalangi ini semua???namun KONTRAS agak sedikit ragu dengan kabar yang beredar,mereka menduga KOPASUS dijadikan kambing hitam dalam skenario besar ini.

Masyarakat pun semakin geram kepada rezim yang dikomandani Soeharto jauh lebih masif dan bekaerja bagaikan siluman darat.Masyarakat memepercayai bahwa aktor utamanya adalah ankatan brsenjata yang dikendalikan sendiri oleh Soehato.Banyak aktivis yang hilang entah kemana,mulut-mulut kritis disumbat orde baru dalam takaran tertentu memang sudah menjadi sejarah kelam perjalanan bangsa ini.
Rezim yang dikomandani Soeharto memiliki kekuasaan dan kekuatan penuh atas masyarakat.Segala macam kritik dan tantangan yang berasal dari luar rezim dilumpuhkan,banyak media kritis di bredel,strategi kebijakan yang diambil pun sudah pasti represif (kalo sekarang boleh dibilang mirip KHADAFI,,heheheh).Pengendalian seluruh sumber daya produktif termasuk pengaturan pengalokasiannya dikendalikan sewenag-wenang.

Rezim orba ini sanagtlah langgeng,tak lain dan tak bukan karena didukung penuh oleh petinggi dan elit politik yang sangat YES MAn alias loyal.kekutan oligarki yang sarat nuansa korupsi,kolusi,dan nepotisme inilah yang mengendalikan dan menjalankan ekonomi negeri ini,semuanya berpusat kepada Soehato.ckckckck

Orba yang berlangsung kurang lebih 3 dekade inilah yang pada akhirnya membawa indonesia memasuki masa-masa krisis finansial,dan struktur rezim inipun ambruk pada mei 1998.menurut ane model tata tertib sosial orba ini tentu saja sangat berbahaya dan kontraproduktif,dengan agenda reformasi.
memang masih banyak persoalan yang kita hadapi khususnya pada tataran sosial-horozontal.Namun itu tidak menjadi acuan agar sistem otoriter yang pernah berjaya selama 32 tahun harus menjadi model dimasa reformasi sekarang.Tidak bisa dipungkiri bahwa Soeharto telah berjasa di bangsa dan negeri ini.Misalnya Soeharto pernah menjadikan indonesia menjadi negara swasembada beras.Hanya saja cacat dalm polotiknya, tidaklah sedikit yang saya sampaikan tadi.Namun dengan segala kekuranagnnya kita harus mengenang sosok karismatik beliau,dengan cara melihat keberhasilan yang telah beliau capai kepada negeri ini dan mengabaikan segala bentuk yang merusak demokrtisasi.Dan semoga di masa roformasi ini yang namanya korupsi,kolusi,dan nepotisme menjadi punah.walau pada kenyataanya malah semakin menjadi..itulah PR dan tantangan kita untuk menjadikan moral bangasa ini menjadi lebih baik.....

1 komentar: